Part II, ” Berpihak pada rakyat, ini tujuan dan sasaran Visi Misi Paket Victory – Joss “

Part II, ” Berpihak pada rakyat, ini tujuan dan sasaran Visi Misi Paket Victory – Joss “

 

Kalabahi, TEROPONG ALOR – Lanjutan pemberitaan media ini sebelum 16 januari 2018, dengan judul : Part I, ” Berikan pendidikan dan pencerahan politik, Paket Victory – Joss sampaikan Visi Misi secara terbuka “, maka dibagian ini diuraikan tujuan dan saran Visi Misi Paket Victory – Joss (Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A. Nae Soi), sebagai berikut :

Tujuan dan Sasaran pada hakekatnya merupakan arahan bagi pelaksanaan setiap urusan pemerintahan daerah dalam mendukung pelaksanaan misi, untuk mewujudkan visi pembangunan Provinsi NTT selama kurun waktu 2018-2023.

Tujuan dan sasaran pada masing-masing misi diuraikan sebagai berikut :

1. Mewujudkan NTT BANGKIT MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA berlandaskan pendekatan pembangunan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan (inclusive and sustoinable development).

Tujuan:

Membangkitkan semangat dan daya juang serta memberikan haluan pada empat misi yang lain dalam mengimplementasikan program-program pembangunan yang bersifat inklusifdan berkelanjutan dalam rangka menuju masyarakat NTT yang sejahtra.

Sasaran :

a. Meningkatnya semangat partisipasi dan kesejahteraan masyarakat NTT melalui proses pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

b. Meningkatnya produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan.

c. Meningkatnya produksi dan produktivitas peternakan.

d. Meningkatnya produksi dan produktivitas perikanan.

e. Meningkatnya produksi dan produktivitas dan kualitas industri pengolahan.

f. Meningkatnya produksi dan produktivitas industri kerajinan.

 

2. Meningkatkan Pembangunan Pariwisata dalam rangka pemberdayaan ekonomi rakyat.

Membangun NTT sebagai salah satu gerbang dan pusat pengembangan pariwisata nasional (New Tourtsm Terttory) serta menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak dan lokomotif ekonomi NTT.

Tujuan:

a. Memanfaatkan posisi geo-ekonomi NTT (NTT -Timor Leste-Australia-New Zealand) dan NTT sebagai salah satu kawasan strategis nasional.

b. Mengoptimalkan perbatasan/pos lintas batas nasional (PLBN) untuk tujuan pariwisata dan perdagangan (PLBN Matoain Kabupaten Belu, PLBN Napan Kabupaten TTU, PLBN Oepoli Kabupaten Kupang dan PLBN Maritaing Kabupaten Alor).

c. Memanfaatkan potensi sumberdaya pariwisata alam, budaya dan minat khusus dengan tetap berpegang pada prinsip pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

d. Memanfaatkan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi NTT.

e. Mengadakan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas berbagai infrastruktur fisik dan non-fisik penunjang sektor pariwisata.

f. Peningkatan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia penunjang industri pariwisata.

g. Meningkatkan peran dan kapasitas berbagai pariwisata.

Sasaran:

a. Terbangunnya keterkaitan dan meningkatnya produki sektor-sektor ekonomi dalam lingkup rantai nilai sektor pariwisata.

b. Terciptanya tambahan peluang usaha baru yang terkait dalam sistem rantai nilai pariwisata.

c. Meningkatnya penghasilan dari berbagai pemangku kepentingan dalam sektor pariwisata.

d. Meningkatnya jumlah dan kualitas infrastruktur dan pelayanan jasa penunjang kegiatan pariwisata.

e. Terdapatnya jumlah sekolah kejuruan dan pusat-pusat pelatihan ketrampilan terkait industri pariwisata.

f. Meningkatnya jumlah dan ketrampilan SDM yang terlibat dalam berbagai industri jasa penunjang pariwisata.

g. Tambahnya jumlah obyek wisata/daerah tujuan wisata yang dapat diakses dengan mudah dan ekonomis.

h. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik dan wisatawan manca negara.

 

3. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas Infrastruktur untuk mendukung pembangunan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan di NTT.

Tujuan:

a. Meningkatkan kuantitas daya dukung infrastruktur dan pelayanan transportasi darat,laut dan udara.

b. Mengadakan dan meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi darat, laut, udara terutama untuk aksesibilitas ke/dari daerah-daerah perbatasan, pinggiran dan terisolir.

c. Meningkatkan kualitas dan kapasitas infrastruktur komunikasi.

d. Mengadakan tenaga listrik untuk mendukung sektor industri pengolahan berbasis bahan baku lokal.

Sasaran:

a. Meningkatnya aksesibilitas dan mobilitas masyarakat serta pemerintah.

b. Meningkatnya ketersediaan dan kondisi moda serta keselamatan transportasi.

c. Terbukanya aksesibilitas dari/ke daerah-daerah pinggiran, perbatasan dan terisolir.

d. Meningkatnya layanan bagi masyarakat pengguna sarana teknologi komunikasi dan informasi.

e. Tersedianya tenaga listrik untuk kebutuhan industri pengolahan berbasis bahan baku lokal.

 

4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tujuan:

a. Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan kepastian dalam penyelenggaraan Pendidikan.

b. Mengoptimalisasi lembaga-lembaga pelatihan dan sekolah kejuruan.

c. Meningkatkan budaya baca masyarakat.

d. Meningkatkan ketrampilan penduduk usia kerja.

Sasaran:

a. Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan kepastian dalam penyelenggaraan Pendidikan.

b. Meningkatnya kesempatan masyarakat mengenyam pendidikan.

c. Meningkatnya kualitas pendidikan.

d. Meningkatkan budaya baca masyarakat.

e. Meningkatnya jumlah tenaga kerja berketrampilan dalam berbagai bidang pekerjaan terutama dalam bidang pertanian, perikanan, industri pengolahan dan industri pariwisata.

 

5. Mewujudkan reformasi birokrasi pemerintahan dan publik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Tujuan:

a. Meningkatkan kualitas PelaYanan.

b. Menciptakan penyelenggara pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel,kompeten, profesional, berdedikasi tinggi dan berorientasi pada pelayanan public yang prima.

b. peningkatan kualitas pelayanan perijinan satu pintu (one’stop service) untuk mendorong peningkatan investasi daerah.

c. pengadaan data dan informasi strategis terkait berbagai potensi dan permasalahan pembangunan di NTT.

d. Meningkatkan peran masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan.

e. Meningkatkan kesesuaian program pembangunan dengan kebutuhan dan permasalahan yang dialami masyarakat.

f. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

g. Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Sasaran :

a. Meningkatnya profesionalisme dan kompetensi aparatur sipil negara.

b. Terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

c. Tersedianya data dan informasi yang handal dan terpercaya untuk keperluan perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat.

d. Terlaksananya pemetaan wilayah komoditas di NTT.

e. Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan.

f. Berkurangnya kesenjangan pembangunan antar wilayah.

g. Meningkatnya kualitas pelaksanaan pembangunan.

h. Meningkatnya kualitas Keluarga Berencana. (ito)