Oh Bupati Amon, oh janji, ” Bupati janji perbaiki jalan di Lawahing tetapi tidak terbukti “

Oh Bupati Amon, oh janji, ” Bupati janji perbaiki jalan di Lawahing tetapi tidak terbukti “

 

Lawahing, TEROPONG ALOR – Ruas jalan utama sepanjang Desa Lawahing di Kecamatan Kabola sangat memprihatinkan. Kondisi jalan yang sudah berlubang dan berbatuan, selama ini memang menjadi keluhan warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut.

Kepada wartawan yang datang ke Desa Lawahing hari ini (sore, 13/11). Salah satu tokoh masyarakat Desa Lawahing, Soleman Maro mengkisahkan, jalan ini dipengerasan pada  tahun 1989 dan peningkatan pengaspalannya pada tahun 1990-1991 serta satu kali diperbaiki (diburas) pada tahun 1996, dan setelah itu belum pernah ada peningkatan atau perbaikan jalan tersebut hingga sekarang. Nah bayangkan saja sudah sekian tahun tetapi jalan ini tidak pernah ada upaya perbaikan sama sekali oleh pemerintah daerah.

” Jalan ini memang tidak layak lagi tetapi kami mau lewat darimana lagi. Motor yang kami kredit juga belum habis angsuran di dealer tetapi motor sudah rusak karena jalan yang kami lalui memang tidak layak lagi “, ujar Soleman.

Menurut Soleman, usulan peningkatan atau perbaikan ruas jalan utama sepanjang Desa Lawahing ini selalu disampaikan masyarakat pada setiap musrembang tetapi tidak ada realisasi hingga saat ini.

Ketika ditanya terkait harapannya kepada Pemda Alor, Soleman justru menjawab bahwa masyarakat sudah pernah bertemu Bupati Alor Drs. Amon Djobo pada bulan agustus 2017 dan Bupati Alor berjanji bahwa jalan ini akan dikerjakan pada tahun 2017 ini, tetapi  tidak ada realisasi juga hingga sekarang.

” di bulan agustus kita sudah ketemu Bapak Bupati Amon Djobo dan dia sampaikan bahwa kalau memang tidak bisa maka dia akan bantu pengadaan semen untuk pengecoran dibeberapa titik jalan, tetapi itupun sampai sekarang tidak terbukti “, jelasnya.

Untuk itu dirinya berharap agar ruas jalan utama sepanjang Desa Lawahing segera ada upaya perbaikan atau peningkatan dan bila perlu pelebaran jalan, jangan sekedar tambal sulam.

” Jangan iming-imingi kami dengan kata nanti dan nanti. Kalau tidak mau kerja na sudah. Dan dia (Bupati) datang omong langsung bilang sudah “, tegas Soleman. (ito)