Kasus ITE, ” Bupati Amon sudah diperiksa, tersangka Presiden RIC tak penuhi panggilan polisi “

Kasus ITE, ” Bupati Amon sudah diperiksa, tersangka Presiden RIC tak penuhi panggilan polisi “

Ket foto:  Kasat Serse Iptu Mahdi Dejan Ibrahim, SH

 

Kalabahi, TEROPONG ALOR – Laporan Sunny Kamengmau pada tangga 7 Juni 2017 terkait postingan Ronald Go Tjung melalui media online facebook yang dibagikan ke grup media independen alor yang terjadi pada tanggal 23 agustus 2016, dengan terlapor Drs. Amon Djobo yang adalah Bupati Alor bersama Ronald Go Tjung, telah ditindaklanjuti Pihak Polres Alor.

Pihak Polres Alor juga telah menetapkan Ronald Go Tjung sebagai tersangka sesuai pasal 45 A UU RI No. 19 tahun 2016, perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sayangnya, pria yang juga akrab disebut sebagai Presiden RIC ini justru tidak memenuhi panggilan Polres Alor untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan pada hari ini 5 Desember 2017.

Menurut Kasat Serse Iptu Mahdi Dejan Ibrahim, SH yang ditemui di Markas Polres Alor (05/12), bahwa Ronald Go Tjung akan dipanggil kembali pada jumat 8 Desember 2017.

Sedangkan Bupati Alor Drs. Amon Djobo juga telah dimintai keterangan oleh pihak Polres Alor sebagai saksi.

Menariknya, mantan Polsek Alor Tengah Utara ini juga menegaskan agar kasus ini tidak dipolitisir, sebab kasus ini murni kasus pidana.

Perlu diketahui, dalam postingan Ronald Go Tjung melalui media online facebook yang dibagikan ke grup media independen alor yang terjadi pada tanggal 23 agustus 2016 tersebut, Ronald Go Tjung mengungkap hasil wawancaranya dengan Bupati Alor yang didalamnya menyebut nama Sunny Kamengmau mengenai isu adanya seseorang yang memberikan uang 400 juta rupiah pada Pilkada Alor kali lalu. (ito)