Hendak Nonton Konser? Demi Kesehatan, Jangan Lupa Bawa Benda Ini

Ketika Anda mulai mendengar 100, 105, 110 desibel yang memang tidak biasa, ada kekhawatiran yang signifikan,

Hendak Nonton Konser? Demi Kesehatan, Jangan Lupa Bawa Benda Ini

Jakarta, Bagi penggemar musik, melihat konser penyanyi idola secara langsung tentu tidak akan dilewatkan. Namun demi alasan kesehatan, ada benda yang sebaiknya tidak lupa Anda bawa.

Alat itu adalah earplug atau penutup telinga. Benda ini bisa membantu mencegah kehilangan pendengaran sementara akibat paparan musik yang demikian keras. Saran menggunakan earplug ini disampaikan peneliti dalam laporan yang diterbitkan dalam JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery.

Saran disampaikan setelah peneliti menggelar penelitian pada 51 orang dengan pendengaran normal yang diminta menghadiri festival musik outdoor di Amsterdam. Peserta penelitian yang rata-rata berusia 27 tahun itu menjalani tes pendengaran sebelum menghadiri konser.

Nah, selama 1,5 jam sebanyak 25 orang menggunakan silikon penutup telinga sementara 26 sisanya tidak mengenakannya. Saat konser berlangsung, diketahui tingkat tekanan suaranya adalah 100 desibel.Usai konser, pendengaran ke-51 orang itu diperiksa lagi. Dari situ diketahui kelompok yang menggunakan penutup telinga mengalami pengurangan pendengaran sebanyak 8 persen. Sementara mereka yang tidak menggunakan penutup telinga pendengarannya berkurang 42 persen.

Baca juga: Pakai Rumus 60/60 Saat Dengarkan Musik Agar Tak Alami Gangguan Pendengaran

“Kami telah membuktikan bahwa penutup telinga efektif (menghindari dampak) musik hiburan yang keras,” kata Dr Wilko Grolman, profesor di Departemen Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) di University Medical Center Utrecht di Belanda yang terlibat dalam penelitian. Demikian dikutip dari CNN.

Para peneliti juga menemukan orang yang mengenakan penutup telinga memiliki persentase yang lebih rendah mengalami tinnitus atau telinga berdenging akibat paparan suara keras. Perbandingannya 12 persen yang menggunakan penutup telinga mengalami tinnitus, sedangkan yang tidak menggunakan penutup telinga tercatat 40 persen.

Telinga berdenging ini, jelas Grolman, merupakan sinyal telinga telah tertekan oleh suara yang keras. Sementara itu dijelaskan Dr Craig Kasper, Kepala Audiologi di New York Hearing Doctors, pendengaran masih aman jika mendengar suara 100 desibel selama 15 menit.

“Ketika Anda mulai mendengar 100, 105, 110 desibel yang memang tidak biasa, ada kekhawatiran yang signifikan,” ucap Kasper.

Gangguan pendengaran juga mungkin terjadi pada mereka yang hobi mendengarkan musik menggunakan perangkat suara pribadi dengan volume yang melebihi ambang batas normal. dr Sreekant Cherukuri dari University of Michigan School of Medicine Alumni Association menyarankan untuk hindari penggunaan earphone bentuknya langsung terhubung ke lubang telinga, sehingga suara musik terdengar lebih keras. dr Cherukuri justru lebih merekomendasikan penggunaan headphone.

“Lalu gunakan prinsip 60/60 yaitu dengarkan musik dengan volume maksimal 60 persen dan setiap mendengarkan musik selama 60 menit ambillah waktu istirahat selama beberapa menit,” katanya.

Sumber : Detikhealt.com